Posts

STANDAR MUTU BIJI KOPI

  PENDAHULUAN   Menjadi negara penghasil kopi terbesar ke-3, produksi kopi Indonesia cenderung meningkat dalam lima tahun terakhir. Menurut laporan Statistik Indonesia 2023, produksi kopi Indonesia mencapai 794,8 ribu ton pada 2022, meningkat sekitar 1,1% dibanding tahun sebelumnya (year-on-year/yoy). Peningkatan permintaan kopi tidak serta merta mampu menaikkan harga komoditas tersebut. Salah satu hal yang menyebabkan rendahnya harga adalah mutu produk yang kurang. Lebih lanjut, sehubungan dengan adanya perkembangan pasar global dan Resolusi ICO 407 mengenai larangan perdagangan kopi mutu rendah per tanggal 1 Oktober 2002 menyebabkan perlunya upaya peningkatan mutu kopi Indonesia melalui penerapan standar mutu. Penerapan Standar Nasional Indonesia bertujuan untuk menghasilkan p roduk yang aman dan bermutu , meningkatkan d aya s aing industri serta meningkatkan kem ampu an bersaing di pasar global . Standar Nasional Indonesia (SNI) merupakan s tandar yang ditetapkan...

TEKNIK BUDIDAYA BAWANG MERAH

Image
PENDAHULUAN Beberapa masalah yang dihadapi dalam budidaya bawang merah, antara lain: (1) ketersediaan benih bermutu; (2) penerapan teknik budidaya yang baik dan benar belum d optimal; (3) sarana dan prasarana terbatas; (4) kelembagaan usaha di tingkat petani belum dapat menjadi pendukung usaha budidaya; (5) skala usaha relatif masih kecil akibat sempitnya kepemilikan lahan dan lemahnya permodalan; (6) produktivitas cenderung mengalami penurunan; (7) harga cenderung berfluktuasi dan masih dikuasai oleh tengkulak; dan (8) serangan OPT semakin bertambah. Teknik penanaman yang tepat diperlukan untuk menghasilkan umbi dengan kuantitas dan kualitas yang baik.   Persiapan bahan tanam Benih Bawang Merah Varietas benih untuk budidaya bawang merah yaitu benih lokal dan benih hibrida impor. Bahan tanam ada yang berasal dari biji dan umbi. Sebagian besar budidaya bawang merah di sentra produksi menggunakan bahan tanam asal umbi. Pemilihan Benih Umbi untuk bahan tanam berasal...

TEKNIK PRODUKSI BENIH CABAI

  Pemilihan Lokasi Pemilihan lokasi adalah memilih lokasi tanam yang sesuai dengan rekomendasi daerah adaptasi varietas yang tercantum dalam deskripsi. Tujuan kegiatan ini adalah agar diperoleh lahan yang sesuai rekomendasi varietas yang akan diproduksi. Lokasi produksi benih dapat dilakukan dibeberapa tempat yaitu: 1.     Lahan terbuka. Penanaman di lahan terbuka menggunakan lahan bukan bekas tanaman cabai atau tanaman Solanaceae lainnya seperti terong dan tomat. Selain itu, dipastikan tidak ada tanaman cabai varietas lain di sekitar lahan yang akan ditanami. 2.     Rumah kasa. Penanaman di rumah kasa dapat menggunakan bedengan bukan bekas tanaman cabai atau tanaman Solanaceae lainnya seperti kentang dan terong. Selain itu dapat menggunakan polybag dengan media tanam baru jika lahan di dalam rumah kasa bekas tanaman cabai atau Solanaceae lainnya.   Penentuan Waktu Tanam Penentuan waktu tanam adalah menetapkan waktu tanam yang tepat...